Kredit


Kredit merupakan suatu fasilitas keuangan yang memungkinkan seseorang atau badan usaha untuk meminjam uang untuk membeli produk dan membayarnya kembali dalam jangka waktu yang ditentukan. UU No. 10 tahun 1998 menyebutkan bahwa kredit adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam meminjam antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam untuk melunasi utangnya setelah jangka waktu tertentu dengan pemberian bunga. Jika seseorang menggunakan jasa kredit, maka ia akan dikenakan bunga tagihan 

Ketika bank memberikan pinjaman uang kepada nasabah, bank tentu saja mengharapkan uangnya kembali. Karenanya, untuk memperkecil risiko (uangnya tidak kembali, sebagai contoh), dalam memberikan kredit bank harus mempertimbangkan beberapa hal yang terkait dengan itikad baik (willingness to pay) dan kemampuan membayar (ability to pay) nasabah untuk melunasi kembali pinjaman beserta bunganya. Hal-hal tersebut terdiri dari Character (kepribadian), Capacity (kapasitas), Capital (modal), Colateral (jaminan), dan Condition of Economy (keadaan perekonomian), atau sering disebut sebagai 5C (panca C). 

Fitur Kredit

  • Kredit kkm

Yaitu Kredit yang diberikan kepada nasabah, dimana seluruh peminjamnya adalah “Perempuan” dari kalangan keluarga kurang mampu yang mempunyai usaha dan yang akan memulai usaha dengan plafond maksimal Rp.10.000.000,- dan diangsur selama 12 bulan.

 

  • Kredit Multiguna pegawai

Yaitu Kredit yang diberikan kepada karyawan perusahaan swasta, dimana pembayaran angsurannya diambil dari gaji ybs, yang dilakukan menggunakan kartu ATM atau secara kolektif melalui bendahara perusahaan. Kredit ini dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan menambah modal usaha keluarga.

 

  • Kredit sertif guru

Yaitu Kredit yang diberikan bagi mereka yang Pegawai Negeri Sipil (PNS), CPNS dan tenaga kerja kontrak (TKK) untuk membiayai berbagai macam kebutuhan modal kerja, investasi, dan konsumtif .

 

  • Kredit UMUM

yaitu Kredit yang diberikan kepada debitur yang mempunyai Usaha yang bertujuan untuk Mengembangkan usahannya, dengan agunan berupa Sertifikat Tanah, Akta Jual Beli (AJB), Surat kios pasar dan BPKB Kendaraan Bermotor.